banner 728x250
aceh  

Pulihkan Semangat Anak Korban Kebakaran, Bunda PAUD Lhokseumawe Gelar “Bunda Pulih”

banner 120x600
banner 468x60

Lhokseumawe — Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan trauma healing bertajuk “Bunda Pulih” (Bunda PAUD Peduli untuk Layanan Intervensi Pemulihan) bagi 100 anak korban kebakaran di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di tenda posko pengungsian itu dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, sebagai upaya membantu pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak kebakaran yang terjadi pada 5 Mei 2026 lalu.

banner 325x300

Musibah tersebut tidak hanya menyebabkan rumah warga hangus terbakar, tetapi juga meninggalkan trauma, rasa takut, dan kecemasan bagi anak-anak yang menjadi korban terdampak.

Dalam sambutannya, Yulinda Sayuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali fasilitas fisik, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi mental dan emosional anak-anak.

“Trauma healing ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk membantu anak-anak agar kembali merasa aman, nyaman, dan tetap memiliki semangat belajar maupun bermain,” ujar Yulinda.

Ia menambahkan, anak-anak membutuhkan ruang yang hangat dan menyenangkan agar mampu bangkit dari pengalaman traumatis yang dialami.

“Kita ingin menghadirkan suasana yang membuat anak-anak kembali tersenyum, bermain, dan memiliki semangat baru dalam menjalani hari-hari mereka,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti berbagai permainan edukatif, kuis pengetahuan umum, serta aktivitas interaktif yang dipandu oleh relawan dan fasilitator. Suasana tenda pengungsian tampak lebih ceria ketika anak-anak mulai kembali tertawa dan berinteraksi satu sama lain.

Sejumlah anak juga diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka selama peristiwa kebakaran sebagai bagian dari proses pemulihan emosional.

Program trauma healing itu turut melibatkan Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Lhokseumawe dan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) melalui pendekatan edukatif dan rekreatif.

Selain pendampingan psikologis, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe juga menyerahkan bingkisan kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan moril agar tetap semangat selama masa pemulihan.

Kepada para korban anak-anak, Yulinda turut memberikan motivasi agar tetap kuat menghadapi musibah yang dialami.

“Jangan takut dan jangan terlalu lama bersedih. Kalian adalah anak-anak yang kuat dan hebat. Tetap rajin belajar dan terus bermimpi,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan dokumen administrasi kependudukan secara simbolis kepada warga terdampak kebakaran, berupa Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, dan Akta Kematian sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat korban bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe, di antaranya Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Cut Fitri Yani, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Yuswardi, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe Nurlina, serta Camat Banda Sakti Mirdha Ihsan.

Melalui kegiatan “Bunda Pulih” tersebut, pemerintah daerah berharap anak-anak korban kebakaran di Gampong Jawa Lama dapat pulih secara bertahap dari trauma, kembali percaya diri, dan tetap tumbuh menjadi generasi yang sehat serta bersemangat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *