Yori Harun Bantah Tudingan Intimidasi terhadap Jurnalis, Sebut Ingin Klarifikasi Pemberitaan
Liputan24.com|BITUNG — Yori Harun membantah tudingan yang menyebut dirinya melakukan intimidasi terhadap seorang jurnalis. Ia menegaskan, persoalan tersebut bermula dari sebuah unggahan di media sosial yang menurutnya memuat informasi yang menyinggung dirinya.
Yori mengatakan, dirinya tidak bermaksud mengancam maupun mengintimidasi jurnalis tersebut. Menurut dia, kedatangannya hanya untuk meminta klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut dirinya sebagai pemain atau “mafia solar”.
«“Terkait pemberitaan bahwa saya mengintimidasi, itu tidak benar. Saya hanya ingin mencari dan menanyakan langsung mengenai pemberitaan yang menyebut saya sebagai pemain atau mafia solar,” ujar Yori.»
Ia menjelaskan, dirinya merasa keberatan karena pemberitaan atau unggahan tersebut, menurut pengakuannya, dibuat dan disebarluaskan tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepadanya.
Yori mengaku sempat berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan jurnalis yang bersangkutan. Namun, menurut versinya, percakapan tersebut kemudian terkesan seolah-olah dirinya melakukan pengancaman.
“Padahal saya hanya ingin mengklarifikasi pemberitaan tersebut. Saya ingin mengetahui dasar dan isi unggahan yang menurut saya tidak pantas serta merugikan nama baik saya,” katanya.
Yori juga membantah masih terlibat dalam aktivitas penjualan atau permainan bahan bakar minyak (BBM). Ia menyebut aktivitas tersebut sudah lama tidak dilakukannya.
“Saya kaget karena seolah-olah saya masih bermain BBM. Padahal itu sudah lama saya tinggalkan,” tegasnya.
Terkait gambar yang beredar bersama unggahan tersebut, Yori mengaku tidak mengetahui dan tidak pernah memberikan persetujuan atas penggunaan gambar tersebut.
Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui komunikasi dan klarifikasi secara baik, tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Yori menegaskan, dirinya menghormati tugas dan fungsi pers. Namun, ia juga berharap setiap informasi yang menyangkut dirinya dapat terlebih dahulu dikonfirmasi sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada publik tetap akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
Pernyataan Yori tersebut merupakan klarifikasi atas tudingan yang beredar. Adapun pihak jurnalis yang disebut dalam persoalan ini belum memberikan tanggapan atau klarifikasi dalam materi pemberitaan ini.
( Y S )


















