banner 728x250

Ustadz Dahri Pakaya, SE Resmi Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI Minahasa Tenggara Periode 2026–2031

banner 120x600
banner 468x60


Liputan24.Com//Minahasa tenggara —

Ustadz Dahri Pakaya, SE. resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031.

banner 325x300

Ustad Dahri Pakaya sosok yg di hormati di kalangan Pers di Sulut, karena beliau masuk di Jajaran Penasehat dan pernah mendapatkan penghargaan dari Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia di Sulawesi Utara.

Penetapan tersebut terjadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV MUI Kabupaten Minahasa Tenggara yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Buku, Kecamatan Belang, pada Senin (27/07/2026).

Musda yang mengusung tema “Merawat Kerukunan, Mengukuhkan Sinergitas Ulama dan Pemerintah untuk Kedamaian serta Kesejahteraan Masyarakat Minahasa Tenggara” ini berjalan tertib, khidmat, dan diikuti oleh seluruh utusan pengurus MUI kecamatan, perwakilan ormas Islam, serta unsur ulama dan cendekiawan Muslim se-Kabupaten Minahasa Tenggara.

PopProses pemilihan berlangsung transparan sesuai AD/ART MUI, dengan satu calon tunggal yang telah melalui fit and proper test serta mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta musyawarah.

Hadir memantau jalannya Musda, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara Imanudin Kadi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut secara demokratis dan penuh kekeluargaan. “Kehadiran MUI sangat strategis sebagai perekat umat sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga kondusifitas daerah.

Kami berharap kepengurusan baru di bawah Pak Dahri Pakaya bisa memperkuat sinergi ini demi kemajuan Mitra,” ujar Imanudin Kadi dalam sambutannya.

Selain anggota legislatif, hadir pula jajaran Pemerintah Kecamatan Belang, para Hukum Tua se-Kecamatan Belang, tokoh agama lintas iman, serta tokoh masyarakat yang menjadi saksi sejarah pergantian kepemimpinan MUI Mitra untuk lima tahun ke depan.

Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh masyarakat ini menegaskan komitmen bersama menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi karakter masyarakat Minahasa Tenggara.

Dalam pidato pertamanya sebagai Ketua Umum terpilih, Ustadz Dahri Pakaya, SE. menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan dan menegaskan prioritas program kepengurusannya. “Ini bukan amanah pribadi, tapi amanah bersama untuk umat dan daerah.

Kita akan lanjutkan program prioritas. penguatan akidah umat, pendampingan ekonomi keluarga Muslim, penyelesaian masalah sosial keagamaan, serta yang terpenting mempererat sinergi dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa agar setiap program MUI menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat,” tegasnya disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Ia juga menambahkan bahwa MUI tidak akan berdiri sendiri. “Kami akan buka pintu seluas-luasnya untuk bekerja sama dengan semua elemen bangsa, lintas agama dan suku, karena kerukunan adalah modal utama kita membangun Minahasa Tenggara yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tutup Dahri Pakaya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta Musda serta tamu undangan, menandai dimulainya babak baru kepengurusan MUI Kabupaten Minahasa Tenggara periode 2026–2031 yang diharapkan membawa manfaat besar bagi umat dan daerah. (Fadhel)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *