Liputan24.Com//Manado–
Babak baru penegakan hukum di bumi Nyiur Melambai resmi dimulai. Tongkat komando Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara kini berada di tangan perwira menengah terbaik berdarah Kawanua, Kombes Pol Johannes Kindangen, S.I.K., M.Si.
Penunjukan sosok putra daerah untuk memimpin direktorat vital ini disambut dengan gelombang optimisme tinggi dari berbagai elemen masyarakat sipil, aktivis, hingga organisasi pengawasan hukum di Sulawesi Utara.
Ketua Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal khusus Republik Indonesia (Lidikkrimsus RI) Provinsi Sulawesi Utara, Hendra Tololiu, SE, QWP, CPLA adalah sebuah lembaga Independen sekaligus media Pers Nasional yang menyuarakan dukungan penuh sekaligus harapan besar atas dilantiknya perwira yang dikenal sarat pengalaman dan berintegritas tinggi tersebut.
”Ini bukan sekadar rotasi kepemimpinan biasa, tetapi sebuah kebanggaan sekaligus fajar baru bagi penegakan hukum di tanah kelahiran kita sendiri. Kami mengenal Kombes Pol Johannes Kindangen sebagai sosok perwira yang tegas, bernyali, matang di bidang reserse, dan senantiasa menjunjung tinggi integritas,” ujar Hendra Tololiu.
Rekam Jejak & Dedikasi Tanpa Kompromi
Sebelum resmi menakhodai Ditreskrimsus Polda Sulut, Kombes Pol Johannes Kindangen telah mengukir berbagai pencapaian dan rekam jejak pengabdian yang gemilang di Korps Bhayangkara. Berbekal jam terbang yang luas di bidang reserse serta pengalaman strategis sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Polda Sulut, beliau dikenal tangguh dalam membongkar berbagai perkara hukum yang kompleks.
Kepemimpinannya dikenal adil, komunikatif, namun tanpa kompromi terhadap segala bentuk tindakan kejahatan yang merugikan keuangan negara maupun menindas masyarakat kecil.
3 Poin Krusial Titipan Rakyat & Aktivis
Sebagai bentuk sinergi dan fungsi kontrol sosial, Lidikkrimsus RI Sulut menggarisbawahi tiga agenda strategis yang diyakini mampu dituntaskan di bawah kepemimpinan Kombes Johannes Kindangen:
Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu: Menuntaskan penanganan kasus-kasus rasuah dan penyalahgunaan anggaran yang merugikan keuangan negara serta menyengsarakan rakyat.
Penertiban Kejahatan Sumber Daya Alam (SDA): Tindakan tegas dan terukur terhadap kejahatan pertambangan tanpa izin (PETI), pembalakan liar (illegal logging), hingga penyelewengan BBM bersubsidi yang meresahkan.
Perlindungan Ekonomi Rakyat & Kejahatan Siber: Membentengi masyarakat kecil dari ancaman kejahatan siber, kejahatan ekonomi modern, serta praktik-praktik kejahatan khusus lainnya.
Komitmen Bersinergi Demi Perubahan
Lebih lanjut, Hendra yang dikenal vokal menyuarakan isu-isu lingkungan dan penegakan hukum ini menegaskan kesiapan kalangan aktivis untuk mengawal serta mendukung seluruh langkah progresif Ditreskrimsus Polda Sulut.
”Kami optimis, di bawah nakhoda Kombes Johannes Kindangen, Ditreskrimsus Polda Sulut akan tampil lebih bertaring, tajam ke atas, ramah ke bawah, serta benar-benar menghadirkan keadilan yang pro-rakyat. Pembuktian putra daerah memimpin di tanah sendiri siap kita kawal bersama demi Sulawesi Utara yang aman dan bersih dari kejahatan,” pungkasnya.
Perubahan kepemimpinan ini tertuang resmi dalam Surat Telegram Kapolri, di mana Kombes Pol Johannes Kindangen, S.I.K., M.Si. menggantikan pejabat sebelumnya, Kombes Pol Winardi Prabowo, S.I.K., M.H.
(Tim_Red)






