Dispora Gowa Targetkan Lima Besar Porprov Sulsel XVIII 2026

GOWA, Liputan24.com-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gowa menargetkan kontingen Gowa mampu menembus posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo pada November 2026 mendatang.
Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Muh. Sahir, S.Sos., M.Si., saat menerima kunjungan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Gowa, Muh. Syahril, bersama Syarifuddin Pattisahusiwa, di ruang kerjanya, Selasa (15/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Muh. Sahir didampingi Sekretaris Dispora Gowa, Meldy. Ia mengatakan, target lima besar merupakan hasil evaluasi sekaligus bagian dari proses pembinaan atlet yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa.
“Target kami lima besar. Untuk meraihnya, maka mulai dari Sungguminasa hingga pelosok desa di Gowa ini, gelora itu kini terasa nyata,” ujar Muh. Sahir.
Ia mengakui, pada Porprov 2022 yang berlangsung di Bulukumba dan Sinjai, Kabupaten Gowa berada di posisi ke-11 dalam perolehan medali. Namun, menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
“Pada Porprov nanti, Gowa tidak lagi hanya datang untuk berpartisipasi, melainkan untuk disegani. Jika kelak seorang atlet Gowa berdiri di podium tertinggi, yang menang bukan hanya dirinya sendiri, tetapi seluruh sistem yang telah bekerja, mulai dari pelatih, orang tua, hingga masyarakat Gowa yang tidak pernah lelah memberikan dukungan,” tuturnya.
Muh. Sahir menegaskan, target lima besar bukan sekadar ambisi tanpa dasar. Dispora Gowa telah melakukan pemetaan potensi atlet dan cabang olahraga (cabor), disertai pembinaan serta latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan latihan konsisten, fasilitas yang memadai, dukungan terhadap atlet, serta sinergi antara pemerintah, pelatih, keluarga, organisasi olahraga dan masyarakat.
“Kami tengah memetakan potensi-potensi emas dari berbagai cabang olahraga. Fokus tidak hanya diberikan pada cabor unggulan yang selama ini menjadi lumbung medali, seperti dayung, silat, karate, bulutangkis dan cabor lainnya,” jelasnya.
Untuk menghadapi Porprov XVIII 2026, sekitar 500 atlet Kabupaten Gowa kini dipersiapkan. Para atlet tersebut diharapkan mampu mencapai kondisi terbaik atau peak performance ketika pertandingan berlangsung.
“Kami harus mempersiapkan mereka agar berada pada puncak performa saat Porprov dimulai. Persaingan tentunya tidak mudah karena daerah-daerah lain di Sulsel juga memiliki tradisi olahraga yang kuat,” ungkapnya.
Ia menyebut, persaingan di Porprov mendatang akan berlangsung ketat. Sejumlah daerah dengan kekuatan olahraga yang selama ini cukup menonjol juga diperkirakan menjadi pesaing Gowa dalam perebutan posisi lima besar.
Meski demikian, Muh. Sahir bersama jajaran Dispora Gowa menegaskan bahwa perjuangan menuju Porprov 2026 tidak semata-mata mengejar medali emas, perak maupun perunggu.
Lebih dari itu, olahraga dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Kabupaten Gowa.
“Olahraga mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan arti sebuah kebersamaan. Jadi, Porprov bukan hanya tentang medali, tetapi juga bagaimana kita membangun karakter generasi muda Gowa pungkasnya”
Laporan: Rizal

















