banner 728x250

Aksi Humanis Satlantas Gowa Rangkul Komunitas Tukang Sayur

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

Aksi Humanis Satlantas Gowa Rangkul Komunitas Tukang Sayur

 

 

GOWA, Liputan24.com-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa melaksanakan kegiatan kepolisian melalui program “Polantas Karib” dan “Polantas Mappatabe”yang ditujukan khusus bagi komunitas tukang sayur di kawasan Pasar Tumpah, Jalan Paccinongang, Kabupaten Gowa, Kamis (13/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhlyh, S.H.Bersama jajarannya, yakni Ipda Dirnayani, S.H., Aiptu Ahriansa, Brigpol Eka Puspita, dan Bripda Rifky Putra Pratama, kegiatan ini mengusung pendekatan humanis dan edukatif demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

 

Dalam arahannya, AKP Hasan Fadhlyh menjelaskan bahwa istilah Mappatabe merupakan representasi nilai lokal masyarakat Bugis-Makassar yang berarti sopan, santun, menghargai, dan menghormati. Filosofi ini sejalan dengan konsep Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga yang diterapkan dalam pelayanan presisi Polantas di jalan raya maupun ruang publik.

 

“Melalui program Polantas Karib, kami hadir di tengah para pedagang keliling atau tukang sayur untuk memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya keselamatan berkendara guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Hasan Fadhlyh.

 

Fokus Edukasi dan Penegakan Hukum

 

Pada pelaksanaan kegiatan ini, Satlantas Polresta Gowa menerapkan sejumlah langkah taktis dan preemtif kepada para pagandeng* (pedagang sayur keliling), di antaranya:

 

Edukasi Keselamatan Berkendara: Memberikan pemahaman agar para penjual sayur senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama beraktivitas di jalan raya guna menghindari risiko fatalitas kecelakaan.

 

Pencegahan Pelanggaran Kasat Mata: Mengimbau pengendara agar menghindari pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas serta menjadi target penindakan tilang, baik secara elektronik (ETLE) maupun manual.

 

Sosialisasi ETLE: Memberikan penjelasan komprehensif mengenai sistem tilang elektronik, jenis pelanggaran yang terekam kamera ETLE, serta mekanisme penyelesaian hukumnya.

 

Kemitraan Kamtibmas: Mengajak komunitas tukang sayur untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan sekitar tempat mereka berdagang.

 

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Gowa berharap kesadaran hukum masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil di jalan raya, dapat semakin meningkat. Pendekatan persuasif ini dinilai efektif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polresta Gowa.

Laporan: Rizal

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *