Liputan24.Com//Tomohon
Perlahan tapi pasti, misteri kematian Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswi Unima yang meninggal dunia tak wajar di tempat kos di Tomohon terungkap.
Ternyata, Evia diduga sempat dibawa ke kuburan oleh oknum dosen DM.
Disana, DM diduga ingin melakukan hal yang tidak baik.
Hal ini diungkap salah satu saksi yang memenuhi panggilan Polda Sulut, Rabu (7/1/2026).
“Pada tanggal 29 Desember 2025, pukul 6 sore, dia melihat Maria masuk ke dalam kos, dia bertanya kenapa kamu menangis Maria, jawab Maria ia diturunkan oleh dugaan oknum dosen ini di pinggir jalan dekat lorong,” kata Kuasa hukum keluarga, Niczem Alfa Wengen kepada Tribun manado di depan ruang PPA Polda Sulut, Rabu (7/1/2026).
Ia bercerita, saksi terus bertanya. Ia menanyakan mengapa Maria menangis dan ada luka di kakinya.
“Katanya oknum dosen itu ingin melakukan hal tidak baik pada dirinya, dan almarhumah dibawa di pekuburan,” katanya.
Ungkap dia, pihaknya menghadirkan empat orang saksi dalam pemeriksaan di polisi.
Dua diantaranya orang tua korban.
“Dua lagi pihak yang melihat secara langsung peristiwa dugaan pelecehan oleh oknum dosen inisial DM,” katanya.
Antonius, ayah dari Evia sangat berharap kasus tersebut diungkap agar keluarga beroleh keadilan.
(Red**)








