banner 728x250
aceh  

Rakor GENTING 2026, Pemko Lhokseumawe Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting

banner 120x600
banner 468x60

Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2026, Rabu (20/5/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Lhokseumawe itu dihadiri Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti, narasumber dari BKKBN, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, unsur dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD, geuchik, hingga para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

banner 325x300

Dalam rapat koordinasi tersebut, Sayuti Abubakar turut menjadi narasumber dan menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kerja sama lintas sektor dan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

“Program GENTING merupakan gerakan nyata kepedulian bersama terhadap anak-anak yang berisiko stunting. Melalui kolaborasi dan gotong royong, kita berharap mampu melahirkan generasi Kota Lhokseumawe yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Sayuti.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, mengatakan rakor tersebut bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pola asuh, pemberian bantuan, edukasi keluarga, serta intervensi terhadap keluarga berisiko stunting.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat di tingkat gampong, diharapkan dapat memperkuat pendampingan terhadap keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami berharap seluruh stakeholder terus bersinergi dan mengambil peran aktif sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting, sehingga upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Salahuddin.

Kegiatan Rakor GENTING 2026 berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan pemaparan materi dari narasumber Kemendukbangga/BKKBN terkait strategi nasional percepatan penurunan stunting serta penguatan Program Bangga Kencana di daerah.

Pemerintah Kota Lhokseumawe menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung target penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak di Kota Lhokseumawe.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *