banner 728x250
aceh  

Ayah Wa Lantik Dayan Albar sebagai Sekda Aceh Utara dan 143 Pejabat Eselon III–IV

banner 120x600
banner 468x60

Lhoksukon — Bupati Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa melantik Dayan Albar, S.Sos., M.AP sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Utara, sekaligus melantik 143 pejabat administrator dan pengawas eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Senin (18/5/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara dan turut dihadiri Wakil Bupati Tarmizi, unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, kepala OPD, tokoh agama, akademisi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

banner 325x300

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyampaikan bahwa pelantikan Sekda dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Utara, sedangkan pelantikan pejabat administrator dan pengawas dipimpin Wakil Bupati Aceh Utara.

“Seluruh rangkaian prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah berjalan lancar, khidmat, serta diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Aceh,” ujar Muntasir Ramli.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara menyampaikan sejumlah program prioritas dan capaian pemerintah daerah selama masa kepemimpinannya. Di antaranya perjuangan terhadap 8.094 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPK-PW), penyelesaian pembangunan Bendungan Irigasi Krueng Pase yang disebut akan mengairi sekitar 8.922 hektare sawah di sembilan kecamatan di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengklaim telah menyerahkan tujuh unit ambulans baru untuk puskesmas yang bersumber dari APBK dan bantuan donatur, serta meningkatkan kesejahteraan aparatur gampong, guru dayah, balai pengajian, dan ketua pemuda.

Ayah Wa juga memaparkan sejumlah rencana program lanjutan, di antaranya pengadaan kendaraan roda dua untuk imum gampong, bantuan traktor bajak sawah gratis, penguatan kurikulum agama di sekolah, hingga rencana pemisahan kelas siswa laki-laki dan perempuan pada jenjang SMP dan SMA/SMK sederajat sebagai bagian dari penguatan penerapan syariat Islam di Aceh Utara.

Di sektor pendidikan dan pariwisata sejarah, Pemerintah Aceh Utara juga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan status Monumen Islam Samudera Pasai menjadi situs nasional. Pemerintah daerah menyebut proyek tersebut mendapat dukungan anggaran APBN sekitar Rp100 miliar, dengan alokasi tahap awal tahun 2026 sebesar Rp54 miliar.

Selain itu, pemerintah turut mengawal pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Aceh Utara yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sekolah berasrama tersebut diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan bidang sains dan teknologi.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung penanganan pascabanjir di Aceh Utara. Pemerintah daerah menyebut telah membangun kembali 19 jembatan, memperbaiki sejumlah ruas jalan, serta menyediakan 4.614 unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Sementara pembangunan hunian tetap (huntap) sebanyak 104 unit disebut telah selesai dibangun dan ditempati penyintas banjir. Pemerintah juga menyatakan masih melanjutkan pembangunan sekitar 500 unit huntap bantuan yayasan sosial Buddha Tzu Chi dan rencana pembangunan 100 unit tambahan bantuan Kapolri.

Pelantikan Sekda Aceh Utara sendiri merupakan hasil dari proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya diikuti empat pejabat senior eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Empat pejabat yang mengikuti proses seleksi tersebut yakni Dayan Albar, S.Sos., M.AP yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Sekdakab, Halidi, S.Sos., MM selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Drs. Saiful Basri, M.AP selaku Sekretaris DPRK Aceh Utara, serta Fauzan, S.Sos., M.AP yang menjabat Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan sekaligus Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara.

Sejumlah pihak yang hadir dalam pelantikan tersebut antara lain unsur TNI-Polri, kejaksaan, pengadilan, MPU, pimpinan partai politik koalisi, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, hingga kalangan media cetak dan elektronik.

Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Beberapa pejabat yang mendapat posisi strategis dalam mutasi tersebut di antaranya:

  • Kamaruddin KS, S.STP., M.AP dipercaya menjadi Camat Lhoksukon.
  • Muhammad Kasim, S.Sos dilantik sebagai Camat Cot Girek.
  • Rakhmat Sebadi, ST., MAP menjadi Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
  • Mokhamad Isman Rakhmat, ATD., MT menjabat Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  • Fatwa Maulana, S.Sos., M.Si dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.
  • Mahdalena, SE., MSM menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan.
  • Ita Amelia, SKM., M.Si menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan.
  • Amia, S.Ag menjadi Sekretaris Dinas Syariat Islam.
  • Dr. Irhamni, S.Pd.I., M.Ag dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, sejumlah pejabat kecamatan juga mengalami rotasi, di antaranya:

  • M. Nazir, S.Sos., M.AP menjadi Sekretaris Camat Langkahan.
  • Nurdin, S.Sos dipercaya sebagai Sekretaris Camat Matangkuli.
  • Rusli, SE menjadi Sekretaris Camat Simpang Keuramat.
  • Teuku Iskandar, SE menjabat Sekretaris Camat Nibong.
  • Samsul Bahri, S.Sos., MAP dipercaya sebagai Sekretaris Camat Tanah Pasir.
  • Yahdil Ummah, S.Pd.I., M.Pd menjadi Sekretaris Camat Pirak Timu.
  • Muslem, SE menjabat Sekretaris Camat Kuta Makmur.
  • Rusli A, SE dipercaya sebagai Sekretaris Camat Lapang.

Penguatan Organisasi Perangkat Daerah

Rotasi juga terjadi pada sejumlah kepala bidang di berbagai dinas, di antaranya:

  • Umar, S.Sos., M.AP menjadi Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  • Mukhlis, SH dipercaya sebagai Kepala Bidang Bina Hukum Islam pada Dinas Syariat Islam.
  • Mansur, SE menjabat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial.
  • Juairiah, SH menjadi Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak.
  • Neni Agustina, SE., MSM dipercaya sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak.
  • Muzakir, ST., MT menjabat Kepala Bidang Kawasan Permukiman.
  • Herry Sofia Darmaji, S.Sos., M.AP dipercaya sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama pada Badan Kesbangpol Aceh Utara.
  • Mulyani, SE., MSM dipercaya sebagai Kepala Bidang Perindustrian.
  • Abdul Rahman, SP menjadi Kepala Bidang Perbenihan, Produksi dan Perlindungan Perkebunan.
  • Muslim, S.Sos dipercaya sebagai Kepala Bidang Wilayatul Hisbah.
  • Muhammad Faisal, S.Sos menjadi Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP dan WH.

Ratusan Pejabat Eselon IV Ikut Dilantik

Selain pejabat administrator, pelantikan juga mencakup puluhan pejabat pengawas atau eselon IV di berbagai instansi. Mereka ditempatkan pada posisi kepala subbagian, kepala seksi, hingga kepala UPTD.

Beberapa nama di antaranya:

  • Fakhrurrazi, A.Md menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepegawaian pada Bagian Umum Setdakab Aceh Utara.
  • Rahmat Junaidi, S.Sos menjadi Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.
  • Jafaruddin, SE., MM dipercaya sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Sekretariat DPRK Aceh Utara.
  • Rozanna, S.Sos menjadi Kepala Subbagian Perpustakaan, Dokumentasi dan Publikasi pada Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah.
  • Bakhtiar, MH dipercaya sebagai Kepala Subbagian Hukum, Persidangan dan Hubungan Masyarakat pada Sekretariat MPU Aceh Utara.
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *