Liputan24.com//Manado
Keresahan warga di Desa Sea Manibang kecamatan Pineleng, sudah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut lagi! Lokasi yang diduga menjadi tempat kegiatan judi sabung ayam dan telah lama mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat kini terungkap diduga mendapat perlindungan dari oknum anggota TNI, kasusnya bahkan sudah viral dan menjadi sorotan luas di berbagai media massa. Hal ini sangat meresahkan dan tidak bisa dibiarkan (26/8/2026)
Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sulawesi Utara Bapak Hendra Tololiu, menegaskan dengan nada tinggi, LOKASI TERSEBUT HARUS SEGERA DITUTUP DAN KEGIATANNYA DIHENTIKAN SEKARANG JUGA ! Tidak ada alasan untuk menunda!
Dugaan adanya dukungan dan perlindungan dari oknum aparat justru memperparah situasi, membuat warga merasa tidak berdaya, dan merusak kepercayaan terhadap lembaga keamanan. Hal ini sangat tidak dapat diterima dan harus segera diputus rantainya!
Ketua PPWI Sulut secara tegas meminta kepada Kapolresta Manado untuk segera menindaklanjuti dengan tindakan nyata dan tegas! Jangan diam! Jangan tunda! Lakukan penyelidikan menyeluruh, ungkap siapa saja pihak yang terlibat, termasuk oknum yang diduga memberikan perlindungan tersebut, dan proses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu!
Salah satu tokoh agama Kristen yg tidak mau nama di ekspose, mengatakan kami berhak hidup aman, tenang, dan terbebas dari gangguan serta tekanan. Tidak boleh ada tempat yang melanggar aturan dan tetap beroperasi hanya karena merasa dilindungi pihak tertentu. Tutup sekarang! Selesaikan sekarang ! APH Tanggung jawab sekarang, ungkap Pak Pendeta.
PPWI Sulut akan terus memantau dan menuntut keadilan bagi warga sampai kasus ini benar-benar tuntas !
Untuk oknum anggota TNI yg terlibat di lokasi, saya harap untuk menghentikan semua kegiatan di TKP, jangan sampai gara gara masalah ini, institusi TNI jadi rusak di mata masyarakat, kami berharap Pihak POMDAM XIII Merdeka segera menindak lanjuti oknum oknum yg terlibat masalah ini. (Tim**)






