banner 728x250

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Desak Kapolri Turun Tangan, Deretan Kejanggalan Kematian Ibu Bhayangkari Winda Lorenza Gowasa Dinilai Harus Dibuka Terang – Benderang

banner 120x600
banner 468x60

Liputan24.com, Kamis 8 Agustus 2026, MEDAN – DPW Media Center LSM PAKAR Sumatera Utara mendesak Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap pengusutan kematian Winda Lorenza Gowasa (31). Desakan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya pertanyaan yang dinilai belum terjawab secara terbuka dalam perkara yang terjadi di Komplek Bumi Asri Blok G No. 230, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Minggu (2/8/2026).

Menurut ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumut, Robin Silalahi pengungkapan perkara ini harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, independen, dan berbasis pembuktian ilmiah agar tidak menyisakan keraguan di tengah masyarakat. Mereka menilai setiap fakta, hasil autopsi, pemeriksaan forensik, balistik, digital forensik, hingga keterangan para saksi perlu dibuka secara terang-benderang sesuai koridor hukum yang berlaku.

banner 325x300

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut, Robin Silalahi berpandangan bahwa kesimpulan awal yang mengarah pada dugaan bunuh diri tidak seharusnya menjadi penutup ruang penyelidikan apabila seluruh rangkaian alat bukti belum dipaparkan secara utuh. Karena itu, mereka meminta penyidik membuka seluruh kemungkinan penyebab kematian secara objektif demi memastikan tidak ada fakta yang terabaikan.

Sementara itu, keluarga almarhumah juga mengaku menemukan sejumlah kondisi fisik yang menurut mereka memerlukan penjelasan ilmiah. Ayah korban menyebut adanya bekas seperti pencekikan di leher, mata lebam, tubuh membiru, serta sejumlah memar di beberapa bagian tubuh yang menurut keluarga perlu dijelaskan melalui hasil autopsi dan pemeriksaan forensik secara menyeluruh.

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut menilai sejumlah pertanyaan mendasar hingga kini masih menunggu jawaban, di antaranya mengenai kepemilikan senjata api yang diduga digunakan, bagaimana senjata tersebut berada di tangan korban, hasil pemeriksaan balistik, arah proyektil, jarak tembak, residu tembakan, siapa saja yang berada di lokasi sebelum dan saat kejadian, serta apakah seluruh barang bukti telah diamankan dan diperiksa secara independen.

Selain itu, proses penanganan perkara juga menjadi sorotan. Keluarga mengaku mengalami kesulitan memperoleh akses terhadap jenazah maupun informasi perkembangan penyidikan. Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat pentingnya keterbukaan informasi agar kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga.

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut, Robin Silalahi menegaskan bahwa setiap kematian yang tidak wajar wajib diusut secara objektif, profesional, independen, dan menyeluruh sesuai KUHAP, Pasal 28A serta Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta prinsip-prinsip ICCPR yang telah diratifikasi Indonesia.

Perkembangan perkara ini juga membuat perhatian publik tertuju kepada Yusman Harefa yang disebut menjabat sebagai pejabat kepaniteraan di Pengadilan Tinggi Medan. Ia merupakan ayah dari Brigadir Imansyah Putra Harefa, anggota Polsek Sunggal yang diketahui merupakan mantan suami almarhumah. Namun hingga saat ini belum ada putusan pengadilan maupun penetapan tersangka yang menyatakan adanya pihak yang bertanggung jawab secara pidana. Oleh karena itu, seluruh pihak tetap wajib menghormati asas praduga tak bersalah.

DPW Media Center LSM PAKAR Sumut berharap Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus agar seluruh rangkaian penyidikan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi, sehingga apa pun kesimpulan akhirnya benar-benar lahir dari pembuktian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum maupun masyarakat.

“Kami tidak mencari sensasi. Yang kami harapkan hanyalah satu, yakni seluruh fakta dibuka seterang-terangnya agar keadilan benar-benar ditegakkan berdasarkan bukti, bukan asumsi,” tegas pihak keluarga.

(TIM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *