Liputan24.com — Kondisi kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar di wilayah Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat saat ini semakin terasa dampaknya. Akibat sulitnya mendapatkan pasokan solar, sejumlah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit terpaksa berhenti beroperasi sementara waktu. Diduga ada dalang dari kelangkaan BBM di SPBU tersebut.
Para pengemudi dan pemilik truk mengaku telah berhari-hari mencari pasokan solar ke berbagai tempat, namun stok di pom bensin maupun pengecer habis terserap, bahkan pembelian pun dibatasi. Padahal, truk-truk ini memiliki peran sangat vital untuk mengangkut hasil panen dari perkebunan menuju pabrik pengolahan kelapa sawit.
Akibat terhentinya operasional kendaraan angkut ini, tumpukan buah sawit di lokasi panen semakin menumpuk. Jika tertunda terlalu lama, kualitas TBS akan menurun sehingga merugikan petani maupun pemilik kebun, serta mengganggu kelancaran operasional pabrik kelapa sawit setempat.
Para pihak berharap instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk mendistribusikan pasokan solar yang memadai ke wilayah tersebut, agar roda perekonomian masyarakat dan rantai pasok hasil perkebunan dapat berjalan kembali seperti semula.
(Tim red)








