Liputan24.com, Rabu 8 April 2026, Medan – Gereja kharismatik organisasi Gereja Bethel Indonesia (GBI) mendadak heboh dengan adanya temuan peredaran video gay seorang oknum pendeta di Medan. 19/02/2025
Oknum pendeta tersebut berinisial BS dan korbannya Berinisial PG.
Terlihat dalam sebuah video adegan porno yang berdurasi 7 menit 23 detik itu adegan video dugaan seks gay BS (bersinglet putih) dengan PG (bertelanjang dada) di sebuah hotel kelas melati di kawasan setia budi ujung medan.
Menurut dari pengakuan PG dan hasil investigasi awak media, BS diketahui memang berstatus pendeta muda dari sebuah organisasi gereja terkenal di negeri ini.
“Saya sudah lama mengenal dia, tapi baru ini ketahuan dengan sifat perilaku seksnya ternyata sudah sangat menyimpang. Saya sungguh tak menyangka karena status dia itu seorang pendeta. Pada awalnya dia menawarkan bisnis asuransi pada saya yang memang sedang membutuhkan suatu pekerjaan,” ucap PG, sesuai dengan rekaman pengakuannya kepada awak media ini.
Mengaku tiga kali mengalami pelecehan seks, PG yang tak juga mendapat pekerjaan seperti dijanjikan BR, diam – diam berhasil merekam aksi gay BS terhadapnya.
“Peristiwa itu terjadi di sebuah hotel di Jalan Setia Budi, Medan Selayang, Satu Tahun beberapa bulan yang lalu. Saya meletakkan alat rekam itu di sepeda motor saya yang parkir di dalam kamar dan dia tak tahu,” kata PG tentang tudingan aksi gay BS terhadapnya.
“Sudah di diskors dari penggembalaan gereja GBI dan Sinode sudah melakukan tindakan tegas. Sudah tidak ada hubungan lagi, ” ujar Pdt. Mangapoi Marbun, Ketua DPD GBI Sumatera dan Aceh pada hari Kamis (20/2/2025).
Dikonfirmasi kepada BS oleh awak media ini melalui telepon Whats App pada hari Jumat (21/2/2025), BS mengatakan sudah sama – sama deDengan “Dia (PG) menjebak saya. Saya punya hak untuk membela diri. Kan laporannya juga ditolak di Polda Sumut,” ujar BS ketika dikonfirmasi.
Diketahui bahwa PG membuat laporan di Polda Sumut tahun yang lalu dan ditolak oleh SPKT Polda Sumut dengan mengatakan sama – sama dewasa.
Media juga menelusuri ke rumah BS untuk dapat mengonfirmasi secara langsung. Namun, tidak berhasil ditemui.
Kemudian media berusaha mengonfirmasi kepada Kepling mengenai keberadaan BS. Kepling mengatakan, akan mencoba menemui BS di rumahnya.
Kepling wilayah tempat tinggal BS menyampaikan kepada media bahwa BS mengatakan jangan main – main dengan nya karena BS dekat dengan petinggi Ormas GRIB Sumatera Utara.
Keluarga korban PG, yang bernama AG mengatakan PG saat ini masih trauma dan takut.
BS diketahui adalah seorang tokoh agama, guru dan dosen sehingga peristiwa ini sangat merusak nilai – nilai moral. Yang justru seharusnya sebagai pemuka agama menjadi teladan. Namun, menjadi predator bagi jemaat.
PENULIS:ROBIN SILALAHI


















