Liputan24.com, Sabtu 28 Maret 2026, MEDAN – Judi tembak ikan kian hari makin menjamur di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan dan Medan Sunggal Polrestabes Medan.
Praktek perjudian yang menggunakan mesin tembak ikan menimbulkan keresahan bagi warga sekitar lokasi praktek judi tersebut.
Pasalnya, Suara mesin dan lampu kelap kelip yang keluar dari meja mesin judi penyedot uang itu mengundang perhatian warga sekitar hingga menyebabkan sebagian warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut menjadi sangat terganggu.
Menurut penuturan warga kepada kru media ini Jumat (27/3/2026), mesin judi tembak ikan yang beroperasi di wilkum Polsek Medan Tuntungan dan Medan Sunggal menggunakan bendera “GS dan Awi ”
“Kabarnya bendera GS dan Awi bang,” ujarnya.
Dikatakannya,lokasi judi tembak ikan yang beroperasi di wilkum Polsek Medan Tuntungan.
Mulai dari Kawasan Pajak Melati seberang Kantor Kelurahan Tanjung Selamat. Dan Pantai Bokek yang lokasinya bersebelahan dengan areal wakaf.
“Mesin judi tembak ikan ini di operasikan siang malam bang,” terangnya.
Sementara itu, di wilayah Polsek Sunggal, titik lokasi mesin tembak ikan merk GS dan Awi yang beroperasi, antara lain :
Jalan Suka maju Sunggal
Jalan Serba Jadi
Jalan Sumber Melati di Desa Sei Semayang,
Jalan Bandar Meriah.
Perumahan Grand Surya Kencana, hingga Jalan Tapian Nauli, Pasar I, Kelurahan Sunggal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, keberadaan tempat judi tersebut sudah tidak menjadi rahasia umum.
Namun, hingga saat ini belum ada terlihat tindakan serius ataupun tegas yang dilakukan oleh aparat penegak hukum setempat, seperti Polsek Medan Sunggal dan Polsek Medan Tuntungan.
Padahal, sebelumnya pihak kepolisian pernah melakukan sejumlah penggerebekan. Salah satunya terjadi pada Januari 2026 lalu di kantor sekretariat ormas di Lingkungan IX, Jalan Tapian Nauli, Pasar I, Kelurahan Sunggal.
Namun, aksi penindakan tersebut dinilai masyarakat hanya bersifat “seperti hujan di musim kemarau” jarang terjadi dan tidak menyentuh akar masalah, sehingga bandar judi kembali beroperasi setelah situasi kondusif.
Masyarakat menanti penindakan serius dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak turun tangan untuk melakukan penyelidikan mendalam. Tidak hanya terhadap para bandar judi, tetapi juga mengusut tuntas dugaan adanya keterlibatan oknum aparat yang diduga menjadi “payung” perlindung merk GS dan Awi tersebut.
TIM
















