Liputan24.Com//Jakarta_
Sosok Rinny Shirley Theresia Wowor menjadi sorotan setelah resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) atau bintang dua. Kenaikan pangkat tersebut menandai pencapaian bersejarah, karena ia menjadi perempuan pertama asal Sulawesi Utara yang berhasil meraih pangkat jenderal bintang dua di Kepolisian Republik Indonesia.
Naik Pangkat dalam Upacara di Mabes Polri
Kenaikan pangkat Irjen Rinny merupakan bagian dari promosi terhadap 49 perwira tinggi Polri yang dilakukan oleh Listyo Sigit Prabowo.
Upacara kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, pada 23 Mei 2025 Dalam kesempatan itu, Rinny resmi naik pangkat dari Brigadir Jenderal Polisi (bintang satu) menjadi Inspektur Jenderal Polisi (bintang dua).
Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara, yang kini memiliki tokoh perempuan di jajaran jenderal tinggi Polri.
Karier Panjang di Bidang Psikologi Kepolisian
Irjen Rinny lahir di Bogor pada 2 Mei 1967. Ia dikenal sebagai perwira tinggi yang memiliki keahlian khusus di bidang psikologi kepolisian, sebuah bidang penting dalam pembinaan mental, penilaian personel, hingga penguatan karakter anggota Polri.
Ia merupakan lulusan Seba Polwan tahun 1988, kemudian melanjutkan pendidikan Setukpa pada tahun 1997. Sepanjang kariernya, Rinny banyak bertugas di bidang psikologi yang berada di bawah pembinaan SSDM Polri.
Prestasi akademiknya juga sangat membanggakan. Ia tercatat sebagai polisi wanita pertama yang meraih gelar doktor di bidang psikologi dari Universitas Indonesia.
Penugasan di BIN
Sejak 27 Juni 2023, Irjen Rinny menjabat sebagai Perwira Tinggi (Pati) Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).
Peran ini menunjukkan bahwa keahliannya tidak hanya dibutuhkan dalam pembinaan internal kepolisian, tetapi juga dalam tugas strategis yang berkaitan dengan keamanan dan intelijen negara.
Melanjutkan Jejak Perempuan Sulut di Polri
Keberhasilan Rinny juga melanjutkan jejak perempuan asal Sulawesi Utara yang lebih dulu mencatat sejarah di Polri, yaitu Jeane Mandagi, yang sebelumnya dikenal sebagai perempuan Sulut pertama yang mencapai pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Kini, Rinny melangkah lebih jauh dengan menyandang pangkat Irjen, menjadikannya simbol kemajuan perempuan dalam institusi kepolisian.
Kehidupan Keluarga yang Saling Mendukung
Dalam kehidupan pribadi, Irjen Rinny memiliki pasangan yang juga berasal dari lingkungan kepolisian, yaitu Yazid Fanani, seorang purnawirawan jenderal polisi.
Yazid Fanani pernah menjabat sebagai Kapolda Jambi, Kapolda Kalimantan Selatan, serta Gubernur PTIK. Pasangan ini dikenal sebagai keluarga yang saling mendukung dalam perjalanan karier maupun kehidupan sosial.
Keduanya juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta pembinaan mental dan spiritual bagi anggota Polri maupun masyarakat.
Riwayat Jabatan Irjen Rinny Wowor
Perjalanan karier Rinny menunjukkan dedikasi panjang di institusi kepolisian, di antaranya:
Pama Dispsi Polri (1998)
Psikolog Pratama I Ropsi Polri (2002)
Kaur Bag Psipol (2010)
Kasubbaglekpsi Bagpsipers Ro Psi SSDM Polri (2014)
Kasubbag Litpsi Bagpsipol Biro Psikologi SSDM Polri (2018)
Pamen Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN) (2019)
Pati Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN) (2023)
Dengan kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol, perjalanan kariernya kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu Polwan paling berpengaruh di Indonesia.
Inspirasi bagi Generasi Polwan
Kisah Irjen Rinny Wowor menunjukkan bahwa ketekunan, pendidikan tinggi, dan dedikasi terhadap profesi mampu membawa seseorang mencapai posisi tertinggi.
Perjalanan ini menjadi inspirasi bagi generasi Polwan muda di seluruh Indonesia bahwa perempuan juga mampu menembus batas, memimpin, dan berkontribusi besar bagi keamanan negara. (**)






