Liputan24.Com//Manado
KONI Sulut kedatangan tamu istimewa, jajaran inti KONI Sulteng, Sabtu (21/2). Dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Sekretariat KONI Sulut di Sario, Manado,
Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, dan Ketua Umum KONI Sulawesi Utara, Jerry Waleleng, resmi menjajaki peluang menjadi tuan rumah bersama untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032.
Kesepakatan untuk membangun sinergi ini dibahas dalam pertemuan strategis itu menjadi kolaborasi awal Sulut dan Sulteng menjadi tuan rumah multy event terbesar di Tanah Air itu.
Fathur Razaq yang memboyong delapan personil inti KONI Sulteng menegaskan bahwa kolaborasi antarprovinsi di Kawasan Timur Indonesia ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia, organisasi, serta infrastruktur.
Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan utama dalam meyakinkan pemerintah pusat terkait kapasitas kedua daerah dalam menyelenggarakan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Menanggapi rencana tersebut, pihak KONI Sulawesi Utara mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk segera mengirimkan surat resmi sebagai bukti keseriusan kerja sama. Selain fokus pada PON 2032, pertemuan ini juga membahas kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah PON Bela Diri pada akhir Juli 2026, yang akan menjadi momentum pembuktian kesiapan infrastruktur di wilayah tersebut.
Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus inti kedua lembaga ini diakhiri dengan komitmen untuk menyelaraskan langkah strategis sesuai regulasi. Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu mewujudkan ambisi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara untuk mencetak sejarah sebagai tuan rumah bersama PON 2032. *










