Liputan24.Com//Manado
Pemegang Mandat pembentukan kepengurusan Provinsi Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo, Bapak Kariadi Korompot di dampingi Bpk Hendra dan Hery, telah melakukan audensi kepada Danrem XIII Merdeka Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip (15/01/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kariadi menyampaikan terkait persiapan pembentukan kepengurusan Cabor Yong Modo Indonesia serta membahas rangkaian persiapan untuk keikutsertaan cabor Taekwondo dalam PON Beladiri yang akan diselenggarakan di Manado tahun ini.
Untuk mendukung partisipasi di PON Beladiri, telah dipersiapkan sekitar 14 atlet yang akan mengikuti Training Center (TC). Selain itu, dari hasil audensi tersebut, Danrem XIII Merdeka sekaligus menunjuk Bapak Kariadi Korompot sebagai Calon Ketua Cabor Yong Modo Sulawesi Utara (Sulut).
Dalam hal ini Calon Ketua meminta petunjuk serta arahan Bapak Danrem dalam persiapan pembentukan Pengurus nanti.
Petunjuk dan arahan yang disampaikan Danrem XIII Merdeka kepada Bapak Kariadi Korompot sebagai calon Ketua Cabor Yong Modo Sulawesi Utara sebagai berikut :
1. Pembentukan Kepengurusan yang Solid dan Profesional
Segera menyusun struktur kepengurusan yang jelas, kompeten, dan representatif dari berbagai daerah di Sulut, serta memastikan semua proses pembentukan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku di Yong Modo Indonesia.
2. Sinkronisasi dengan Cabor Taekwondo
Mengoptimalkan sinergi antara Yong Modo dan Taekwondo, mengingat kedua cabang olahraga memiliki hubungan erat. Termasuk dalam hal persiapan atlet, pemanfaatan fasilitas, dan pengembangan olahraga beladiri di provinsi.
3. Persiapan Atlet untuk Kompetisi
Selain mendukung persiapan atlet Taekwondo untuk PON Beladiri tahun ini, segera merencanakan identifikasi dan pembinaan potensi atlet Yong Modo Sulut untuk kompetisi tingkat daerah, nasional, bahkan internasional ke depannya.
4. Pengembangan dan Penyebaran Yong Modo
Mengembangkan wadah pembelajaran Yong Modo di berbagai tingkat, mulai dari sekolah hingga komunitas, untuk meningkatkan minat dan jumlah praktisi serta memperkuat dasar olahraga ini di Sulut.
5. Pemeliharaan Disiplin dan Nilai Budaya
Menjadikan Yong Modo sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kebangsaan, sesuai dengan semangat olahraga beladiri yang berkualitas.
6. Laporan dan Komunikasi Berkala
Melakukan koordinasi dan pelaporan berkala terkait perkembangan pembentukan kepengurusan serta program-program yang dilaksanakan kepada Danrem XIII Merdeka dan pihak terkait lainnya.
Di akhir pertemuan, arahan kepada calon pengurus baru Cabor Yong Modo Sulawesi Utara yang rencananya diketuai oleh Bapak Kariadi Korompot, Danrem XIII Merdeka menyampaikan pesan penting sebagai landasan kerja kedepannya.
“Olahraga beladiri bukan hanya tentang prestasi di lapangan, melainkan juga tentang pembinaan karakter bangsa yang kuat, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air,” ujar Danrem dalam kata penutupnya.
Danrem juga menekankan bahwa calon pengurus harus menjadi contoh yang baik bagi seluruh praktisi Yong Modo di Sulut, menjunjung tinggi integritas dan kerja sama untuk kemajuan olahraga. “Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas, akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan Yong Modo di provinsi ini. Saya berharap calon pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan membawa Cabor Yong Modo Sulut meraih prestasi yang membanggakan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Danrem mengucapkan dukungan penuh dan berharap proses pembentukan kepengurusan dapat berjalan lancar serta segera menghasilkan program-program konkret yang bermanfaat bagi perkembangan olahraga beladiri dan pembinaan generasi muda Sulut. (Red)






