banner 728x250
aceh  

Hari Lahir Pancasila 2026, Sekda Lhokseumawe A Haris: Persatuan Bangsa Kunci Hadapi Tantangan Global

banner 120x600
banner 468x60

Lhokseumawe-Sekretaris Daerah (Sekda) Lhokseumawe,A  Haris, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi,

Upacara berlangsung khidmat sebagai bagian dari peringatan nasional Hari Lahir Pancasila yang setiap tahun diperingati pada 1 Juni. Pada kesempatan itu, A.Haris membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

banner 325x300

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut mencerminkan relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan nasional sekaligus memberikan kontribusi terhadap terciptanya perdamaian global.

Melalui amanat yang dibacakan Sekda Lhokseumawe, BPIP menyampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta perubahan sosial yang terjadi di tingkat global.

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” ujar A Haris saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Amanat tersebut juga menyoroti posisi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai dapat menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun dialog, menjembatani perbedaan, dan meredam konflik di tingkat internasional.

Selain itu, pemerintah juga mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam berbagai upaya perdamaian dunia, termasuk keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), partisipasi dalam mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap prinsip keadilan dan kemerdekaan bagi seluruh bangsa.

Menutup amanatnya, BPIP mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya,” kata A Haris

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Aceh berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan. Momentum tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, toleransi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *