Liputan24.Com//Manado –
Panpel Muskot Taekwondo Kota Manado yg Pimpin Sabeumnim Ramadhan Patoko beserta anggota memimpin acara Pembukaan yg di mulai pukul 15:10.Wita , Jumat (23/01/2026)
Musyawarah Cabang Taekwondo Kota Manado di selenggarakan bertempat di Ruangan Mega Trade Center Megamas (Jumat 23/01/2026) Kawasan perbelanjaan terbesar di Manado, yg di hadiri Ketua Koni Manado dr. Richard Sualang, Ketua Pengprov TI Sulut ibu Amelia Tungka,SE , sekertaris Pengprov Herman Lay, SE, MM dan perwakilan kadispora Reinhard Parengkuan beserta seluruh Pimpinan Dojang Taekwondo di Manado ( 31 dojang)
Dalam kesempatan tersebut, Sambutan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado Bapak dr. Richard Sualang yg juga sebagai Wakil Walikota Manado, menyampaikan sambutan pembukaan. Ia menekankan pentingnya pengembangan taekwondo di tingkat kota untuk mencetak atlet muda berbakat yang dapat mewakili daerah hingga tingkat nasional. Pembinaan prestasi harus di utamakan karena waktu lalu atlit Kota Manado telah menyumbangkan 7 Medali Emas di Porprov di Manado akhir tahun lalu.
Dalam penjaringannyg di lakukan Panitia Muskot, hanya yg mendaftar secara sah, hanya di ikuti satu peserta alias calon tunggal, ungkap Ketua Panpel Sabeumnim Ramadhan
Acara Muskot TI Manado, secara Aklamasi Pimpinan sidang terpilih dari anggota peserta yaitu Bpk Charles Mengga, S.Farm, M.Kes. mewakili Dojang Apitoria Taekwondo Club
Pimpinan sidang selanjutnya memberikan kesempatan pengurus lama utk pembacaan Laporan Pertanggung jawaban.
Dalam acara tersebut pembacaan Laporan pertanggung jawaban pengurus lama, yg di bacakan oleh sekertaris Sabeum Kamarudin. Situasi Muskot mulai memanas, banyak mendapat sanggahan, khususnya dari Dojang champion.
Kita ketahui bersama, Dojang Champion adalah paling banyak kontribusi / peserta di setiap Ujian Kenaikan Tingkat, karena Dojang champion Manado adalah Dojang terbesar di Manado di bawah Asuhan Master Deny Angitan, SE dan Master Fery Ingkiriwang.
Menurut Master Fery, banyak Laporan keuangan kurang jelas, di setiap pemasukan Ujian kenaikan Tingkat, penjelasan sistematis tidak di sertai bukti bukti pengeluaran kegiatan.
Yg menjadi pertanyaan besar Ketua ibu Mona Cloer, SH,MH sudah Lama mengundurkan diri sebagai Ketua tapi tidak pernah di beritahukan kepada anggota TI Kota Manado, begitu juga dengan bendahara, jadi sekertaris sudah merangkap Ketua dan bendahara.
Laporan Pertanggung jawaban ini tidak ada atau tidak sepengetahuan ketua dan bendahara, dan di buktikan dari draf pengeluaran uang tdk ada tanda tangan Ketua dan bendahara.
Fery juga menambahkan dana hibah dari Koni Manado, pemakaian / pemanfaatan dana, tdk di peruntukan bagi kegiatan Taekwonndo karena tidak jelas penggunaanya.
Di akhir laporan LPJ, Pimpinan Sidang memutuskan Laporan Pertanggung jawaban di terima tapi dengan Catatan, nanti menjadi Pekerjaan Rumah bagi pengurus yang baru.
Acara selanjutnya pimpinan Sidang memberikan kesempatan kepada Calon tunggal untuk membaca Visi dan Misi calon ketua. Master Anita Wongkar,SE menyampaikan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas pelatihan, serta memperluas akses taekwondo ke berbagai kalangan masyarakat di Manado. Master Anita juga di kenal luas sebagai Wasit Nasional serta Pelatih dan Penguji Nasional
Visi calon ketua yaitu sangat jelas yaitu diantaranya bangkitkan prestasi Taekwondo Sulut yg solid dan Profesional menuju Prestasi Nasional dan Internasional
Sedangkan Misi Membangun kerjasama dengan semangat persatuan dan Solidaritas antar semua organisasi menuju prestasi Nasional
Di akhir acara Ketua sidang memutuskan Calon tunggal, terpilih secara Aklamasi dengan di sambut suara tepuk tangan meriah dari semua yg hadir acara tersebut.
Acara di tutup dengan sambutan Ketua Pengprov TI Sulut Ibu Amelia Tungka, SE
Secara Pribadi dan organisasi mensuport Ketua terpilih karena selama ini Master Anita banyak sekali berkoordinasi dengan Kami di setiap kegiatan Pengprov. baik UKT dan semua ivent Kejuaraan Taekwondo.
Lanjut Amelia juga Mengucapkan Selamat atas terpilihnya Master Anita Wongkar dalam memimpin TI Kota Manado.
Mari kita semua saling mendukung dalam menciptakan Atlit2 yang akan membanggakan Kota dan juga Provinsi Sulawesi Utara.
Kerjasama yang sudah terjalin selama ini, baik secara Organisasi maupun personal pribadi, agar menjadi KUNCI Utama keberhasilan TI Sulut.. “Semangat terus dalam membangun”
Kita bisa karena kita SATU..
Salam Tekowndo
Jaya Jaya Jaya.
Di tempat terpisah, rekan kerja wasit Nasional Master Hendra Tololiu, SE. QWP. CPLA mengharapkan Prestas para atlit Kota Manado nantinya akan mengikuti Jejak Master Anita Wongkar yg pernah menjadi andalan atlit Sulut yg pernah meraih Medali Emas di berbagai Kejurnas Taekwondo, puncaknya di PON di tahun 1985 Medali Emas serta Sea Games Medali Emas tahun 1987, Lanjut Kejuaraan Dunia Barcelona Spanyol, hanya Lolos sampai 8 besar mewakili Indonesia, Ungkap Hendra.
(Tim**)








